Selasa, 11 Agustus 2009

Computer Generated Image

Computer Generated Imagery (CGI) adalah penerapan bidang komputer grafis (atau lebih khusus, komputer grafis 3D) untuk efek khusus. CGI digunakan dalam film, program televisi dan komersial, dan di media cetak. Video game yang paling sering menggunakan real-time komputer grafis (jarang disebut sebagai CGI), tetapi juga termasuk pra-diberikan "memotong adegan" dan intro film yang akan khas aplikasi CGI.CGI digunakan untuk efek visual karena sering kualitas tinggi dan efek yang lebih dari yang lebih dikontrol berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatures untuk efek gambar atau mempekerjakan tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak akan layak menggunakan teknologi lainnya.

CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan lebih dari dikontrol lainnya lebih berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatures untuk efek gambar atau menyewa tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan lain teknologi. Hal ini dapat juga mengizinkan satu seniman untuk menghasilkan konten tanpa penggunaan aktor, mahal menetapkan buah, atau props.

2. SEJARAH

CGI 2D pertama kali digunakan dalam film pada tahun 1973 dari Westworld, meskipun pertama penggunaan 3D Wireframe gambar itu di kesudahan, Futureworld (1976), fitur yang dihasilkan komputer-tangan dan wajah kemudian dibuat oleh University of Utah siswa lulusan Edwin Catmull dan Fred Parke.

Pertama untuk membuat dua film berat investasi di Solid 3D CGI, Tron (1982) dan The Last Starfighter (1984), adalah kegagalan komersial, sehingga sebagian besar direktur untuk memindahkan foto ke CGI yang seharusnya terlihat seperti mereka diciptakan oleh komputer.

2D CGI semakin muncul dalam tradisional animasi film, dimana penambahan penggunaan tangan ilustrasi cels. Hal ini berkisar antara digital menggunakan bagian gerakan antara frame, untuk mata setengah-efek 3D, seperti di adegan ruang dansa dalam film Beauty and The Best.

Pada tahun 1993, Babylon 5 menjadi seri televisi pertama menggunakan CGI sebagai metode utama untuk efek visual. Hal itu juga ditandai pertama TV penggunaan perangkat virtual. Pada tahun yang sama, Insektor menjadi yang pertama panjang sepenuhnya komputer animasi TV series .

Pada awal tahun 2000, komputer grafis yang dihasilkan menjadi dominan bentuk efek khusus. Teknologi berkembang pada poin yang menjadi mungkin untuk menyertakan gambaran ganda secara nyata dari kekerdilan. Kamera pelacakan perangkat lunak telah disempurnakan agar semakin kompleks efek visual perkembangan yang sebelumnya mustahil. Komputer tambahan yang dihasilkan juga menjadi digunakan secara ekstensif dalam keramaian dengan pemandangan lanjutan berkumpul dikeramaian dan simulasi perangkat lunak. Pada waktu yang tepat CGI dalam film dan televisi menunjukkan daftar rinci perintis menggunakan komputer-gambar yang dihasilkan dalam film dan televisi.

CGI untuk film biasanya diberikan sekitar 1,4-6 megapixels. Toy Story, misalnya, telah diberikan pada 1536 × 922 (1.42MP). Waktu yang diperlukan untuk membuat satu frame biasanya sekitar 2-3 jam, dengan sepuluh kali bahwa untuk adegan yang paling kompleks. Kali ini tidak banyak berubah dalam dekade terakhir ini, karena memiliki kualitas gambar yang sama di nilai sebagai perbaikan perangkat keras, karena dengan mesin yang lebih cepat, lebih banyak dan lebih layak menjadi kompleksitas.

Perkembangan teknologi CGI dilaporkan setiap tahun di SIGGRAPH, sebuah konferensi tahunan pada komputer grafis dan teknik interaktif, setiap tahun dihadiri oleh puluhan ribu profesional komputer. Pengembang komputer permainan 3D dan video kartu berupaya untuk mencapai kualitas visual yang sama pada komputer pribadi secara nyata seperti itu mungkin untuk CGI dan film animasi. Dengan kemajuan pesat dari salinan yang nyata kualitasnya, seniman mulai menggunakan mesin-mesin permainan untuk membuat film non-interaktif. Bentuk seni ini disebut machinima.

Membuat karakter dan objek pada Komputer

3D animasi komputer 3D menggabungkan model obyek dan diprogram gerakan. Model yang dibangun dari vektor geometris, wajah, dan ujung-ujungnya dalam sistem koordinat 3D. mengukir banyak objek yang nyata seperti tanah atau turap, pekerjaan umum dari formulir untuk rincian spesifik dengan berbagai alat memahat. Mempelajari atau menggabungkan system ditetapkan untuk cacad 3D mesh (misalnya, untuk membuat model humanoid berjalan). Dalam sebuah proses yang disebut laberang, boneka virtual yang diberikan dan menangani berbagai kontroler untuk mengendalikan gerakan. Animasi data dapat dibuat menggunakan gerakan mengambil, atau keyframing oleh manusia animator, atau gabungan keduanya.

Rigged model 3D untuk animasi mungkin berisi ratusan kontrol poin - misalnya, karakter "Woody" di Pixar film Toy Story, menggunakan 700 animasi khusus pengendali. Rhythm dan Hues Studios sulit selama dua tahun untuk membuat Aslan dalam film The Chronicles of Narnia: The Lion, penyihir wanita dan lemari pakaian yang telah dibentuk image tentang pengendali 1851, hanya 742 di muka sendiri. 2004 di film The Day After Tomorrow, desainer telah merancang kekuatan dari cuaca ekstrim dengan bantuan video referensi dan akurat berhubung dgn cuaca fakta.

PENGGUNAAN CGI (COMPUTER GENERATED IMAGE)

1. CGI digunakan dalam film, program televisi dan komersial, dan di media cetak.

2. Untuk memotong adegan dan intro dalam film

3. Untuk mencapai kualitas film yang sama pada komputer pribadi.

4. Menjadikan hal – hal yang tidak mungkin akan dilakukan aktor karena tidak akan mungkin dilakukan di dunia nyata sehinga diperlukan menyertakan gambar asli ketangkasan setiap manusia yang kemudian akan diubah menjadi hal yang seolah – olah nyata.

5. Animasi yang semula terdapat dalam bentuk gambar tidak bergerak dapat diubah kedalam bentuk gambar animasi bergerak.

6. Penggunaan CGI dapat mengurangi biaya produksi sebuah film yang menggunakan stuntman, karena selain lebih berbahaya juga lebih banyak mengeluarkan biaya untk mengobati Stuntman tersebut.

7. Peningkatan kecepatan komputer telah dapat memungkinkan individu seniman dan perusahaan kecil untuk menghasilkan profesional film, permainan, dan seni rupa rumah mereka dari komputer.

~SEKIAN~

( DIAJENG ATMANING SUCI / 153070227 / A)

Dampak Serta Prediksi Penggunaan Teknologi 3,5 G dan CDMA

3,5G atau dikenal juga sebagai super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video

Teknologi ini merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.

Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.

Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.


Demikian pula dengan teknologi 3,5 G yang memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.

Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.

Dampak Teknologi 3,5 G
Setiap teknologi yang diciptakan tentu mengandung konsekuensi tersendiri. Banyak hal yang ditimbulkan oleh tiap teknologi tersebut, termasuk teknologi 3,5 G. Ada dampak positif, namun tidak sedikit pula dampak negatifnya.

Dampak Positif

Berbagai manfaat dapat kita peroleh dengan mudah dengan adanya teknologi 3,5 G di tengah masyarakat. Selain kemudahan dalam mengakses internet - mulai dari download email, video calling, hingga streaming video, dan sebagainya dapat dilakukan dengan kualitas yang jauh lebih baik - salah satu hal yang paling mungkin adalah kita dapat menghemat pengeluaran untuk biaya internet. Karena waktu download semakin singkat, maka harapan masyarakat terhadap layanan yang low cost bisa tercapai tanpa kehilangan kualitas transfer data.


Selain itu, dengan adanya fasilitas video call memungkinkan kita melakukan panggilan dengan bertatap muka secara langsung dengan orang dari tempat yang berjarak jauh. Sehingga komunikasi dengan orang yang kita kenal dapat berjalan dengan lebih mudah. Dan satu hal yang tidak kalah penting adalah masyarakat tidak perlu lagi pergi ke warnet untuk sekedar menikmati akses internet. Pada saat teknologi ini hadir, internet tidak lagi menjadi suatu hal yang eksklusif, namun akan lebih ekonomis karena diakses dapat dijangkau lebih banyak orang.

Dampak Negatif

Teknologi 3,5 G ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi para penggunanya. Tidak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan oleh munculnya teknologi ini, salah satunya adalah berkurangnya interaksi sosial didalam masyarakat. Semakin lama, kehidupan manusia akan semakin bergantung pada teknologi. Ketergantungan inilah yang akan menimbulkan efek buruk bagi manusia. Apapun yang ingin dilakukan oleh manusia menjadi semakin bergantung pada kecanggihan teknologi terutama dalam hal informasi. Adanya teknologi 3.5G menyebabkan segala pertemuan atau pembicaraan yang biasanya dilakukan dengan tatap muka di dunia nyata berpindah dalam interaksi di dunia maya.


Sementara itu, dalam lingkungan manusia sendiri pun juga akan tercipta kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial ini dapat terjadi karena tidak semua manusia akan memiliki teknologi 3,5G. Di antara manusia tersebut masih ada yang memiliki teknologi 2G atau 3G, atau bahkan belum mengenal sama sekali. Dari sinilah kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin terlihat. Mereka yang kaya pasti memiliki teknologi 3.5G sedangkan yang miskin masih berkutat dengan teknologi yang lebih rendah dari 3.5G.


Dari segi ekonomi, yang terkena dampak negatif adalah pengusaha warnet. Seperti diketahui, teknologi 3,5G memungkinkan para penggunanya untuk akses internet secara cepat. Untuk pengiriman data pun juga dapat dilakukan dengan cepat. Hal inilah yang merugikan usaha warnet.. Mereka akan kehilangan sebagian besar penghasilannya karena orang-orang lebih memilih untuk menggunakan ponsel berteknologi 3,5 G daripada harus jauh-jauh menuju warnet. Dan tidak sedikit pengusaha warnet yang akan gulung tikar.


Selain itu, pornografi pun dapat menyebar secara luas. Akses internet yang cepat dapat dipergunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendownload gambar-gambar maupun video porno.


Sementara itu, kerugian-kerugian maupun dampak negatif teknologi 3,5 G secara teknis belum ditemukan. Masih diperlukan adanya pengkajian lebih lanjut untuk mengetahui hal tersebut.


Jadi, berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa munculnya teknologi 3,5 G membawa banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun, dampak negatif juga selalu menyertai tiap kemudahan yang ada. Untuk itulah, kita hendaknya memanfaatkan teknologi yang telah ada sekarang ini dengan bijaksana.

PREDIKSI DI MASA DEPAN ANTARA GSM DAN CDMA

GSM dan CDMA mempunyai kelebihan dan kekerurangan masing – masing. Dengansemua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jika menurut kita CDMA lebih baik daripada GSM ataupun sebaliknya itulah yang menjadi pilihan kita. Tapi menurut saya GSM di Indonesia tetap akan lebih maju daripada CDMA karena sebagian besar operator GSM pemiliknya adalah BUMN.

Walaupun CDMA tidak lebih tenar daripada GSM tapi CDMA akan tetap maju seiring dengan berkembangnya jaman.Tapi tidak menutup kemungkinan jika CDMA suatu saat akan bisa lebih maju daripada GSM karena mungkin orang akan mulai sadar jika lebih menguntungkan dari pada GSM.

Bagi saya saya lebih memilih untuk tetap menggunakan GSM karena bagi saya, saya lebih mengenal GSM daripada CDMA. Menurut saya menggunakan CDMA lebih rumit daripada menggunakan GSM, karena harus mengaktifkan kode lokasi yang akan dituju jika kita tidak berada di tempat yang di luar jangkauan dari CDMA kita. Hal itu sungguh akan sangat menyebalkan, apa lagi jika kita orang yang pelupa.

Bagi saya yang pelupa maka GSM akan lebih aman untuk digunakan karena tidak harus mengganti kode apapun ketika harus pergi ke lain kota.

~sekian~

(DIAJENG ATMANING SUCI / 153070227 / A)


Perbandingan Teknologi Analog dan Digital

Teknologi dimaknai sebagai proses penciptaan alat dan mesin oleh manusia yang digunakan untuk meningkatkan penguasaan dan pengolahan bahan-bahan yang ada di lingkungannya yang sedang atau akan ia gunakan untuk suatu kepentingan tertentu. Teknologi merupakan hal yang sangat dekat dan dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap aktivitas yang kita lakukan tidak akan jauh dari penggunaan teknologi yang telah ada saat ini. Hal ini dikarenakan adanya teknologi sesungguhnya memang diciptakan untuk mempermudah segala kegiatan yang dilakukan manusia. Terlebih lagi perkembangan teknologi yang semakin cepat beberapa tahun belakangan ini menjadikan manusia semakin tidak akan denagn mudah bisa lepas dari teknologi yang sering kita pakai.

Perkembangan teknologi dari awal kemunculannya hingga saat ini mengalami proses yang panjang. Dari proses yang panjang tersebut kita mulai mengenal adanya teknologi analog hingga kemunculan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital saat ini hampir menggusur keberadaan teknologi analog yang sudah terlebih dahulu ditemukan. Segala kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital lebih menarik perhatian masyarakat untuk mempergunakannya daripada teknologi analog yang dalam penggunaannya lebih sulit. Walaupun demikian sesungguhnya kedua teknologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Teknologi analog menggunakan sistem manual, sehingga pengoperasian alat-alat yang menggunakan teknologi jenis ini terkesan lebih sulit jika dibandingkan dengan teknologi digital yang serba otomatis. Misalkan saja kamera digital. Seseorang tidak perlu susah-susah memasang film seperti dalam kamera analog, karena sebagai penggantinya foto yang tersimpan dalam format digital ini tidak memerlukan film untuk menyimpan gambar, melainkan hanya memerlukan sebuah kartu memory sangat kecil yang dapat menyimpan banyak gambar. Selain itu kita tidak perlu mempersoalkan masalah fokus, diafragma maupun speed shutter ketika akan mengambil gambar seperti layaknya kamera analog. Kamera digital biasanya dilengkapi dengan auto focus dan fasilitas lain yang memudahkan pengguna ketika akan mempergunakannya.

Selain itu, keunggulan peralatan digital bila dibandingkan dengan peralatan analog terletak pada penampilan luarnya Biasanya peralatan digital mempunyai penampilan yang lebih bagus dan menarik. Tidak jarang peralatan digital mempunyai bentuk yang lebih sederhana dan lebih fleksibel dalam artian mudah untuk dibawa kemana-mana. Misalnya saja kamera pocket yang sangat kecil sehingga lebih praktis dan mudah dibawa. Sementara itu, peralatan analog mempunyai bentuk yang kurang menarik. Hal ini bisa dilihat pada kamera analog yang bentuknya lebih besar dan lebih berat dibandingkan kamera digital. Karena itulah kamera analog kurang fleksibel jika akan dibawa bepergian.

Namun, karena muatan rangkaian elektronika pada perangkat digital sangat banyak, maka perangkat digital menjadi lebih rentan dari perangkat analog. Tidak boleh mudah terkena percikan air (mudah korslet) dan jika rusak dapat lebih sulit diperbaiki. Selain itu perangkat digital biasanya dibuat oleh mesin sehingga tidak semua bagian yang menjadi penyusunnya dapat diperhatikan. Sementara itu perangkat analog mempunyai kekuatan dan daya tahan yang lebih baik. Hal ini dikarenakan teknologi analog menggunakan rangkaian elektronika yang tidak terlalu banyak dan pembuatannya lebih bersifat handmade (buatan tangan) sehingga setiap detilnya lebih diperhatikan kualitasnya.

Namun dalam hal tertentu bagi sebagian orang yang telah lama mengenal teknologi malas untuk mulai mempelajari hal baru. Karena bagi mereka yang telah berpengalaman, jika seseorang yang ingin mempelajari teknologi digital harus dimulai dengan mempelajari teknologi analog terlebih dahulu agar mereka bisa memahami dengan benar apa yang akan menjadi tujuan mereka dalam mencapai suatu hal tertentu. Suatu contoh saat orang akan mempelajari fotografi dan mereka langsung mempelajari kamera digital maka yang terjadi adalah ketika mereka tidak menemukan obyek yang tidak sesuai dengan yang mereka inginkan maka mereka dapat menghapusnya begitu saja, berbeda jika kita mempelajari kamera analog terlebih dahulu maka kita akan menggunakan perasaan kita untuk mendapatkan foto yang sangat bagus karena perasaan kita bisa bermain dengan obyek yang menjadi tujuan kita sehingga kita bisa mendapatkan gambar yang maksimal dalam sekali pengambilan.

Namun demikian apapun yang menjadi pilihan kita baik analog maupun digital gunakanlah hal itu semaksimal mungkin.

~sekian~

(DIAJENG ATMANING SUCI / 153070227 / A)