Selasa, 13 Oktober 2009

Medi Cetak AS TRIBUNE CO Terancam

(Vibiznews - Business) - Salah satu perusahaan media cetak di AS yaitu Tribune Co pada hari ini (8/12) menyatakan secara resmi bahwa perusahaan kedua terbesar terbesar di AS tersebut sedang menghadapi krisis finansial. Terancam bangkrutnya perusahaan yang dimiliki oleh Sam Zell ini akhirnya mengumumkan bahwa krisis ekonomi global yang melanda dunia saat ini telah memberikan imbas yang negatif kepada perusahaannya. Sam Zell, yang merupakan pengusaha yang juga merupakan pengusaha di sektor properti mengalami keterpukulan yang berlipat setelah sektor properti AS juga tidak luput terkena dampak kasus subprime beberapa waktu lalu.
Perusahaan yang tercatat memiliki beberapa media cetak seperti Chicago Tribune, Los Angeles Times, Newsday, Hartford Courant, Orlando Sentinel, dan The Morning Call memberikan keterangan bahwa ancaman kebangkrutan sekian nyata menjelang akhir kuartal keempat.
Hal ini dikarenakan:
Turunnya penjualan dan meningkatnya biaya operasional atau produksi membuat perusahaan media cetak mengalami kerugian yang cukup besar dalam 2 kuartal terakhir.
Tingginya tingkat kerugian tersebut diperoleh dari anjloknya pendapatan perusahaan sepanjang tahun ini. Selain menderita kerugian, Tribune Co juga terbebani dengan besarnya hutang perusahaan yang mulai muncul sejak kuartal kedua tahun ini.
Tribume menyatakan permasalahan bukan hanya berakhir pada besarnya jumlah hutang perusahaan. Namun juga mengenai rencana pengurangan tenaga kerja Perusahaan Media Cetak Pertama di AS Kabar mengenai besarnya kerugian yang dialami oleh Tribune Co secara langsung memberikan kejutan bagi masyarakat As.
Awal kerugian yang terjadi dikarenakan adanya pembelian saham dan kesalahan dalam pengelolaan manejemen membuat Tribune Co. Awal mula berdirinya perusaah ini sangat berkembang pesat, Robert R. McCormick dan Joseph Medill Patterson berhsil membuat perusahaan ini menajdi perusahaan media cetak yang sangat sukses di eranya. Namun dengan adanya krisis ekonomi global memberikan imbas negatif kepada perusahaannya.
Krisis Ekonomi global membuat perusahaan ini menurunnya penjualan dan meningkatnya biaya operasional atau produksi membuat perusahaan media cetak mengalami kerugian yang cukup besar dalam 2 kuartal terakhir.

DIAJENG ATMANING SUCI/ 153070227/ B

Tidak ada komentar:

Posting Komentar